Cara Menghitung Bunga KPR Bank

Gambar Ilustrasi | Source:Muslim. or.id


Cara Menghitung Bunga KPR Bank

Banyak pembeli rumah KPR yang tidak mengetahui bagaimana cara menghitung bunga rumah KPR mereka. Mereka akan mulai menyadari pentingnya mengetahui hitung-hitungan tersebut setelah cicilan KPR mereka naik mendadak secara dramatis akibat naiknya suku bunga. Atau kaget setelah menyadari angsuran yang dibayarkan tidak sesuai dengan pricelist yang diberikan. >,<

Namun perlu diakui, proses penghitungan kredit bunga rumah KPR itu memang sedikit ribet dan rumit. Sebab anda harus mengetahui terlebih dulu bank mana yang anda pilih dan menggunakan sistem penghitungan bunga kredit seperti apa.

Sebelum menghitung berapa angsuran dan bunga nya anda harus tahu dulu nilai Suku Bunga KPR Bank tersebut. silahkan baca artikel ini: Update Suku Bunga KPR Bank BCA dan Bank Lainnya

1. Perhitungan Kredit dengan Bunga Flat (Tetap)

  • Ini termasuk perhitungan bunga yang paling mudah dan sederhana.
  • Bunga dari kredit flat akan sama setiap bulan.
  • Cicilan pokok juga sama setiap bulannya.
  • Dengan cicilan pokok dan bunga yang sama maka angsuran kamu tetap sama hingga kamu mengakhiri cicilan.
  • Selain KPR, jenis perhitungan kredit bunga yang bersifat flat juga dipakai pada Kredit Tanpa Agunan (KTA).
Rumusnya:
Total Bunga = Bunga per bulan x Lama pinjaman dalam bulan
Bunga per bulan = (Jumlah pinjaman x Persentase suku bunga per tahun) : 12

Contoh kasus:
Kamu meminjam uang dari Bank A sebesar Rp 200.000.000 dengan bunga flat sebesar 12 persen per tahun. Tenor peminjaman adalah 15 tahun atau 180 bulan.
Kamu harus membayar total bunga sebesar Rp 360.000.000.
Sementara angsuran bunga yang harus anda bayar adalah Rp 2.000.000 per bulan.

2. Perhitungan Kredit dengan Bunga Efektif

  • Bunga kredit dihitung dari saldo akhir cicilan pokok setiap bulan, jadi cicilan KPR akan berubah-ubah setiap bulannya
  • Nilai bunga akan semakin mengecil sehingga angsuran juga akan mengecil. Misalnya angsuran kedua akan lebih kecil dari angsuran pertama, dan seterusnya.
  • Terkenal juga dengan istilah sliding rate.
Rumus:
Bunga per bulan= (saldo akhir periode X persentase suku bunga pertahun) : 12

Contoh Kasus
Anda meminjam dari Bank B sebesar Rp 200.000.000 dengan bunga efektif 12 persen per tahun. Cicilan yang disetujui adalah Rp 10.000.000 perbulan.
Hitungannya akan seperti ini:
Bulan pertama : bunga 1% X Rp 200.000.000 = Rp 2.000.000

Bulan kedua   : bunga 1% X Rp 190.000.000 = Rp 1.900.000

3. Perhitungan Kredit dengan Bunga Anuitas

  • Banyak digunakan oleh bank-bank penyalur KPR di Indonesia
  • Perhitungannya lebih rumit dibanding dua jenis bunga bank di atas, terkadang harus mengunakan software khusus.
  • Bunga dihitung berdasarkan pokok yang belum dibayar
  • Tujuannya untuk mempermudah nasabah membayar setiap bulannya karena angsurannya akan sama.
  • Mengunakan komposisi bunga dan angsuran pokok yang berbeda jumlahnya, dimana bila cicilan bunga mengecil, maka cicilan angsuran pokok membesar.
  • Biasanya dimulai dengan cicilan bunga yang besar pada tahun-tahun pertama. Setelah memasuki tahun-tahun pertengahan tenor kredit, cicilan bunga akan mengecil sementara cicilan pokok akan membesar.
Rumus :
P= pokok pinjaman
I= suku bunga pertahun
t= lama kredit dalam bulan.
Contoh kasus:
Kamu meminjam uang dari Bank C sebesar Rp 200.000.000 dengan bunga 12 persen anuitas selama 15 tahun atau 180 bulan.
Bulan 1
Angsuran bunga= Rp 2.000.000
Angsuran pokok= Rp  400.336
Total angsuran= Rp 2.400.336
Sisa pinjaman=  Rp 199.599.663
Bulan 2
Angsuran bunga= Rp 1.995.996
Angsuran pokok= Rp   404.339
Total angsuran= Rp 2.400.336
Sisa pinjaman=  Rp 199.195.324

Bulan 170
Angsuran bunga= Rp   248.857
Angsuran pokok= Rp 2,151.478
Total angsuran= Rp 2.400.336
Sisa pinjaman=  Rp 22.734.314

Bagaimana apakah anda sudah paham cara menghitung bunga Bank? Hmm ribet juga yaa.. Bingung ngitungnya, apalagi Bunga Anuitas.. ckckck.. :D

Pusing yaa lihat Angka-angka bunga seperti itu, ternyata nilai bunganya tidak pasti, belum lagi ditambah biaya lain dan jika ada kenaikan suku bunga.

Sangat beresiko ambil kpr Bank, siapa yang bisa menjamin rejeki kita lancar selama masa angsuran? Jika Telat Bayar ditambah lagi kena denda.
Ditambah lagi BANK tidak mau tau kondisi ekonomi kita sedang menurun, jika kita tidak sanggup membayar angsuran dan melanjutkan cicilan maka rumah akan disita oleh Bank. Apakah anda rela rumah idaman yang selama ini anda perjuangkan dijual paksa oleh bank dengan sistem lelang? Padahal sistem lelang rumah ini jika lelang pertama rumah belum laku maka akan dijadwalkan lelang kedua yang harga limit rumahnya diturunkan +- 25% dari harga pasaran, jika belum laku juga dilelang ketiga rumah anda harga limitnya akan turun lagi +-  25% Sehingga rumah kita dijual melalui lelang dengan harga +- 50% lebih murah dari harga pasar. Biasanya setelah harga limit lelang turun dibawah 50% harga pasar baru banyak peminatnya. Hiks hiks.. :'( .
Sekali lagi kami mengingatkan anda untuk berpikir ulang jika berniat ambil KPR di Bank.
Masa siih banyak yang tidak mampu melunasi kredit bank dan rumahnya disita dan dilelang?
Kalo tidak percaya silahkan cari digoogle dengan kata kunci "rumah dilelang" anda akan menemukan banyak rumah lelang karena pemilik tidak sanggup melunasi hutang bank.

Jika anda beragama Islam, Bunga Riba Bank tidak hanya resiko ekonomi yang akan anda hadapi. Didalam agama Islam jelas-jelas transaksi berbunga  ini masuk dalam kategori HARAM. Harus dihindari karena bunga itu termasuk dalam Riba. Apa itu Riba pada bunga Bank? penjelasannya bisa anda baca disitus  seperti Rumasyo dan Mulim or id, silahkan anda baca di sini: http://muslim.or.id/12960-riba-pada-bunga-bank.html atau https://rumaysho.com/2199-akal-akalan-dalam-riba.html

Apa ancaman pelaku Riba sesuai dalil Al Qur'an dan Hadits? anda bisa baca artikel berikut:
Dalil-dalil Ancaman Riba http://www.alifpropertisyariah.com/2016/08/mengapa-memilih-kpr-syariah-bahaya-riba.html

Lalu bagaimana solusinya jika ingin memiliki rumah melalui KPR tapi yang tidak ada bunganya?
Saat ini sudah banyak KPR Syariah tanpa Bank sehingga tanpa bunga, lebih enaknya lagi tanpa BI Checking dan tanpa denda telat bayar. Saat ini sudah banyak developer yang hijrah dari sistem konvensional ke syariah murni. Developer syariah ini menggunakan konsep KPR Syariah tanpa bank. 

Dimana saya dapat informasi Developer Syariah yang KPR tanpa Bank? Disitus yang anda kunjungi ini juga terdapat informasi Developer Syariah yang menggunakan konsep KPR Syariah Tanpa Bank. Silahkan klik DISINI : Perumahan KPR Syariah Tanpa Bank atau anda dapat mengakses situs jual beli rumah seperti rumahdijual.com . Disitus tersebut banyak informasi Perumahan Syariah yang dipasarkan oleh agen marketing properti syariah dan dikembangkan oleh Developer Syariah. Jadi Silahkan klik saja situs rumahdijual.com

Semoga bermanfaat.

Andri Susanto
Marketing & Consultant Properti Syariah
WA/Tlp: 085692404131
Tlp       : 08128333442



sebagian tulisan dikutip dari halomoney.co.id