Terungkap Penyebab Rush money dari Bank Konvensional

[VIRAL] TERUNGKAP..!! KENAPA BANYAK UMAT ISLAM MELAKUKAN RUSH MONEY DARI BANK KONVENSIONAL..??!!TERNYATA INI SEBABNYA..


Berawal dari penistaan Agama, yaitu menista Kitab Suci Umat Islam Al Qur'an oleh seorang oknum Gubernur Non Aktif DKI Jakarta, menimbulkan reaksi yang begitu besar dari umat Islam. Terungkap melalui video yang viral di dunia maya sang oknum tersebut melakukan penghinaan terhadap kitab suci umat Islam dan Ulamanya yang mendakwahkan isi Al Qur'an.

Beberapa Ormas pun melaporkan Sang Penista Agama tersebut, sayangnya respon kepolisian dianggap sangat lambat hingga terjadilah AKSI BELA ISLAM I. Tak kunjung ditangkapnya sang penista agama, dan adanya dugaan diintervensi oleh penguasa sehingga berjalan sangat lambat maka membuat umat Islam kembali turun kejalan di AKSI BELA ISLAM II untuk menuntut ditegakkannya keadilan, massa yang turun jumlahnya lebih besar dibanding AKSI BELA ISLAM I. Jika Aksi Bela Islam I long march dari Istiqlal ke Bareskrim kemudian ke Balai Kota, Aksi Bela Islam II menuntut ditegakkannya keadilan dan supremasi hukum di depan Istana.

Setelah Aksi Bela Islam II dan dijadikannya penista agama sebagai tersangka namun tak kunjung ditangkap. Membuat umat Islam merasa heran, dan berencana melakukan aksi lanjutan AKSI BELA ISLAM III. Menjelang Aksi Bela Islam III semangat ghirah umat Islam begitu besar. Dan salah satu isu yang beredar adalah ISU RUSH MONEY yaitu menarik secara besar-besaran uang dari Bank Konvensional. Entah siapa yang pertama kali menyebar anjuran melakukan RUSH MONEY tersebut, yang jelas banyak juga umat Islam yang melakukan penarikan uang secara besar-besaran.
Beredar di pesan berantai melalui WA dan FB sudah bayak yang melakukan penarikan uang secara besar-besaran dari Bank Konvensional, ada yang memindahkannya ke Bank Syariah, ada juga yang hanya disimpan di kamar. Aksi Rush Money sebagai wujud dukungan terhadap Aksi Bela Islam III yang digembosi oleh pemerintah. Padahal GNPF-MUI sebagai pemrakarsa AKSI Bela Islam tidak pernah menganjurkan melakukan Aksi Rush Money.

Lalu apa penyebab terjadinya Aksi Rush Money dari Bank Konvensional? benarkah isu Rush Money atau penarikan uang secara besar-besaran disebarkan oleh seorang guru berinisial AR?
Diberitakan bahwa seorang guru diduga menyebarkan isu rush money atau penarikan uang secara besar-besaran melalui akun Facebook. Pelaku merupakan guru SMK di daerah Pluit Raya, Jakarta Utara.

Benarkah Aksi Umat Islam menarik uangnya secara besar-besaran karena terhasud dari pesan berantai di WA dan FB yang bermula dari status oknum guru tersebut?

Sepertinya tidak sepenuhnya, TERUNGKAP..!! KENAPA BANYAK UMAT ISLAM MELAKUKAN RUSH MONEY DARI BANK KONVENSIONAL..??!!
TERNYATA INI SEBABNYA..

Banyak Hikmah yang bisa dipetik dari kejadian ini (penistaan Al Qur'an), seperti yang diungkapkan banyak kyai dan ustadz, salah satunya Aa gym:
Hikmah dari kejadian penistaan Al Qur'an adalah menjadi momentum bagi umat Islam untuk lebih banyak berinteraksi dengan al-Quran dan berakhlak Al-Quran. Aa Gym menjelaskan, pembela Al-Quran sesungguhnya adalah mereka yang lebih banyak membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Quran. “Saya kira negeri ini akan jauh lebih berkah ketika umat Islam tampil dengan akhlak-akhlak al-Quran,” tandasnya.

Ternyata ini sebabnya.. Aksi Penarikan uang secara besar-besaran dari umat Islam ternyata bukan dari status oknum guru tersebut, melainkan timbulnya kesadaran umat Islam mengamalkan Al Qur'an.  Didalam Al Qur'an ada ayat yang berbunyi seperti ini:


الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لا يَقُومُونَ إِلا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (٢٧٥)يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ وَاللَّهُ لا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ (٢٧٦)إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ (٢٧٧)يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ (٢٧٨)فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لا تَظْلِمُونَ وَلا تُظْلَمُونَ (٢٧٩
“Orang-orang yang Makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah. dan Allah tidak menyukai Setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa Riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), Maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), Maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak Menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (QS. Al-Baqarah: 275-279)

Ternyata Aksi Penarikan uang besar-besaran dari Bank Konvensional adalah Aksi mengamalkan Al Qur'an Surat Al Baqarah 275-279

Mari terus menjaga momentum ini, bagi umat Islam untuk lebih banyak berinteraksi dengan al-Quran dan berakhlak Al-Quran. Aa Gym menjelaskan, pembela Al-Quran sesungguhnya adalah mereka yang lebih banyak membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Quran.

Sudah kita ketahui bersama bahwa Bank Konvensional yang menggunakan sistem bunga atau sistem ribawi yang tidak sesuai dengan aturan Al Qur'an, sebagai umat Islam tentu Haram hukumnya menggunakan Bank Konvensional yang menggunakan sistem bunga / ribawi. Banyak dari Umat Islam yang sudah sadar tentang dosa Riba dan beralih ke Bank Syariah. Bahkan dalam hal kebutuhan modal usaha pun lebih memilih korporasi (membuat koperasi).
Sudah banyak yang sadar tidak mau memakai Bank Konvensional.Sepertinya kejadian penistaan Agama banyak menyadarkan umat Islam, setelah kejadian ini mereka jadi lebih banyak membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Quran. Salah satunya adalah meninggalkan sistem konvensional dan beralih ke sistem syariah.



TERUNGKAP..!! Ternyata Aksi Penarikan uang besar-besaran dari Bank Konvensional adalah Aksi mengamalkan Al Qur'an Surat Al Baqarah 275-279


Say no to Riba
Source: Riba Crisis Center